Jumat, 18 Maret 2011

Eric Abidal Mengidap Tumor Hati

VIVAnews — Barcelona dipastikan akan kehilangan salah satu pemain belakangnya dalam waktu dekat. Bek asal Prancis ini didiagnosis menderita tumor hati.

Sesuai hasil diagnosa, Barca mengumumkan secara resmi bahwa defender Eric Abidal memang mengidap tumor hati. Bek 31 tahun itu akan menjalani operasi pada Jumat 18 Maret 2011.

Kubu El Barca belum bisa merinci berapa lama Abidal akan absen. Yang jelas, Barca sangat kehilangan karena tinggal memiliki tiga bek tengah yang benar-benar fit: Gerard Pique, Maxwell Andrade dan Gabriel Milito. Kapten Carles Puyol belakangan sering diganggu cedera. Abidal bergabung dengan Barcelona sejak awal musim 2007-2008. Ia menjadi figur kunci Blaugrana musim ini dengan bermain dalam 33 laga. Abidal juga menggantikan posisi Puyol yang cedera dengan baik.

Barcelona kini masih memimpin klasemen Liga Spanyol (La Liga) dengan keunggulan lima poin atas Real Madrid. Barca juga lolos ke babak 8 besar alias perempat final Liga Champions dan final Piala Raja (Copa del Rey) sehingga butuh banyak pemain fit untuk melakukan rotasi di tiga ajang.
• VIVAnews


Selengkapnya...

Rabu, 16 Februari 2011

DAFTAR LENGKAP PEMAIN TIMNAS U-23 HASIL SELEKSI 25 Pemain Timnas Indonesia U-23 Pra Olimpiade

Alfred Riedl selaku Pelatih TimNas Indonesia dengan resmi mengumumkan siapa saja yang lolos seleksi untuk memperkuat TimNas U-23 untuk menghadapi Pra Olimpiade nanti.

Semua pemain yang terpilih lolos seleksi berjumlah 26 pemain dari total lebih dari 80 pemain yang ikut seleksi di GBK dalam 3 tahapan tersebut.

Sementara kepastian Ruben Wuarbanaran masuk ke dalam Skuad TimNas U-23 ini akan ditentukan dari proses naturalisasi pemain berdarah campuran Indonesia-Belanda tersebut. Daftar Lengkap Skuad TimNas U-23 Pra Olimpiade 2011 :
Kurnia Mega (Arema Indonesia)
Arditani Ardiyasa (Persija Jakarta)
Muhamad Ridwan (Persita Tangerang)
Abdul Hamid Mony (Persiba Balikpapan)
Safri Umi (Persiraja Banda Aceh)
Diaz Angga Putra (Persib Bandung)
Ahmad Farizi (Arema Indonesia)
Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC)
Rahmat Latif (Sriwijaya FC)
Fachrudin (PSS Sleman)
Septia Hadi (PSPS Pekanbaru)
Okto Maniani (Sriwijaya FC)
Dendi Santoso (Arema Indonesia)
Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
Hendro Siswanto (Persela Lamongan)
Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta)
Nasution Karubaba (Perseman Manokwari)
Engelberth Sani (Pelita Jaya)
Johan Yoga (Persib Bandung)
Rishadi Fauzi (Persita Tangerang)
Aris Alfiansyah (Persela Lamongan)
Titus Bonai (Persipura Jayapura)
Risky Novriansyah (Persijap Jepara)
David Lali (Persipura Jayapura)
Yongki Aribowo (Arema Indonesia)
Ruben Wuarbanaran (dalam proses WNI & paspor Indonesia)


Source (blog-apa-aja.blogspot.com) : DAFTAR 26 Pemain TimNas U-23
Selengkapnya...

Arifin Siap Bertarung di Bursa Ketua Umum PSSI

Pendiri Liga Primer Indonesia (LPI) Arifin Panigoro menyatakan kesiapannya bertarung memperebutkan kursi Ketua PSSI. Arifin pun secara tegas menyatakan akan berjuang keras menduduki posisi Ketua Umum pada kongres Luar Biasa PSSI di Bintan, Kepulauan Riau, Maret mendatang.
Hal itu diungkapkan Arifin saat menghadiri pameran dan diskusi dengan tema “Menjaga Tepian Tanah Air’ di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Merdeka, Bandung, Rabu 26 Januari.
“Saya siap (pimpin PSSI) jika dipercaya, tapi siapapun orangnya saya tegaskan dia harus bisa memimpin PSSI secara profesional, dan bisa menyelesaikan seluruh persoalan dunia sepakbola Indonesia,” ujar Arifin kepada wartawan.
Apalagi, lanjut Arifin, persoalan utama di PSSI itu adalah masalah kepemimpinan dan kepengurusan. Jadi siapapun penggantinya dituntut harus bisa menyelesaikan segala persoalaan yang selama ini belum diselesaikan oleh PSSI, seperti kualitas wasit.
Namun, bagaimanapun Arifin tetap menganggap PSSI sebagai organisasi sepakbola sah yang diakui FIFA maupun AFC sebagai konfederasi sepakbola yang menaungi langsung roda keorganisasian sepakbola Indonesia.
Pada kesempatan itu, Arifin pun menyatakan LPI akan sangat terbuka dan hangat menyambut kedatangan Persib Bandung. “Kita belum bertemu langsung pengurus Persib. Tapi LPI sangat terbuka jika Persib memutuskan ikut berkompetisi,” ujarnya.(np)
http://koranbaru.com Selengkapnya...

Sabtu, 01 Januari 2011

Indonesia Peringkat 19 FIFA Zona Asia

Pesepakbola timnas Indonesia berpose sesaat sebelum pertandingan lanjutan Grup A AFF Suzuki Cup 2010 melawan timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa malam (7/12). (ANTARA/Andika Wahyu)
Jakarta (ANTARA News) – Indonesia menempati posisi 19 dalam daftar peringkat FIFA zona Asia (AFC), sedangkan Thailand sedikit lebih baik di urutan 17, demikian disampaikan federasi sepakbola dunia itu dalam situs webnya Jumat.
Dalam peringkat FIFA secara global, Indonesia menempati 127 dan Thailand berada pada peringkat 121.
Posisi pesaing di Asia Tenggara lainnya adalah Vietnam di posisi 21 AFC (131 FIFA), Singapura berada di peringkat 22 (140 FIFA), Malaysia bercokol di peringkat 24 AFC (144 FIFA) dan Filipina bertengger di urutan 28 AFC (150 FIFA).
Indonesia memang mengalami kenaikan delapan peringkat jika dibandingkan bulan sebelumnya (November) yang menempati urutan 135. Lima besar zona Asia itu dipegang Australia (26 FIFA), disusul Jepang (29), Korea Selatan (40), Iran (66) dan Arab Saudi (81).
Sementara 10 besar dunia, peringkat pertama masih dipegang juara Piala Dunia 2010 Spanyol, disusul Belanda, Jerman, Brazil, Argentina, Inggris, Uruguay, Portugal, Mesir, dan Krosia.
Kalau mengacu pada sejarah Indonesia, peringkat terbaik tim Merah Putih pernah berada di posisi 87 pada tahun 2001 dan 1998. Sejak 2005, peringkat Indonesia terlempar dari posisi 100 besar dunia.
Berikut 10 Besar peringkat FIFA Desember 2010:
Spanyol 1887 Belanda 1723Germany 1485Brazil 1446Argentina 1338Inggris 1195Uruguay 1152Portugal 1090Mesir 1078Kroasia 1075Berikut data Indonesia dalam peringkat FIFA:
Desember 2010 127 November 2010 135 Oktober 2010 141 September 2010 131 Agustus 2010 135 Juli 2010 138 Mei 2010 137 April 2010 137 Maret 2010 138 Februari 2010 137 Januari 2010 136 2009 120 2008 139 2007 133 2006 153 2005 109 2004 91 2003 91 2002 110 2001 87 2000 97 1999 90 1998 87 1997 91 1996 119 1995 130 1994 134 1993 106


Selengkapnya...

Senin, 27 Desember 2010

Pemain Keturunan Indonesia Bertalenta Tinggi

Salam Bola, Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia terserang demam Piala AFF Suzuki Cup 2010. Wah, hebat benar nih virus yah?hehe. Ikut patut bangga Indonesia sudah masuk Final meski nantinya gak Juara, ( Berdoa Juara :-) ). Amiin. Oh ya, di skuad kita ada juga pemain keturunan indonesia kan? Bintang kita Irfan Harrys Bachdim niih orangnya. Hebat dia, usia masih muda sudah menembus skuad utama Garuda kita. Eitttzz, jgn lupa masih banyak pemain keturunan indonesia di Luar negeri sana yang gak kalah hebat dibanding Irfan niih, Niih aq kasih bocoran siapa aja sih pemain keturunan indonesia yang bermain di Luar Negeri??





1. Donovan Partosoebroto (kiper). Pemain berusia 18 tahun ini kini membela tim Ajax junior.
2. Lucien Sahetapy. Pemain dengan posisi bek tengah ini pada awalnya bermain di klub Groningen pada tahun 1993. lalu pindah ke tim Divisi 1 Liga Belanda, BV Veendam.
3. Raphael Tuankotta. Pemain muda berusia 22 tahun ini kini memperkuat BV Veendam Junior.
4. Estefan Pattinasarany. Pemain ini baru berusia 18 tahun dan kini masih memperkuat AZ Alkmaar Junior.
5. Michael Timisela. Pemain ini merupakan pemaian muda berbakat yang dimiliki tim Ajax Amsterdam. Di usianya yang memasuki 20 tahun, pemain kelahiran Paramaribo, Suriname ini telah menembus masuk ke tim utama Ajax.
6. Christian Supusepa. Pemain muda berusia 19 tahun ini, kini memperkuat tim Ajax Junior.
7. Justin Tahapary. Pemain kelahiran 23 Mei 1985 ini sejak tahun 2004 telah memperkuat FC Eindhoven.
8. Marvin Wagimin. Pemain yang baru berusia 18 tahun ini masih memperkuat tim VVV-Venlo di Divisi 1 Liga Belanda.
9. Peta Toisuta. Pemain berdarah Maluku ini kini memperkuat tim Zwolle di liga Belanda.
10. Tobias Waisapy. Pemain berusia 18 tahun ini kini memperkuat tim Feyenord Junior.
11. Jefrey Leiwakabessy. Bek kiri kelahiran Arnhem ini sejak tahun 1998 telah memperkuat NEC Nijmegen, dan sempat mencicipi Timnas Junior Belanda.
12. Raymon Soeroredjo. Pemain kelahiran Oss 18 tahun yang lalu ini kini memperkuat tim Vitesse Junior.
13. Yoram Pesulima. Bek kiri kelahiran 9 Maret 1990 ini kini memperkuat tim Vitesse Junior.
14. Raphael Supusepa. Gelandang kiri yang lahir di kota Wormerveer ini kini memperkuat tim MVV Maastricht. Pemain jebolan Ajax ini sebelum bermain di MVV sempat bermain di tim Excelsior dan Dordrecht.
15. Levi Risamasu. Pemain kelahiran Nieuwerkerk ini pernah memperkuat NAC Breda selama 4 musim sebelum pindah ke tim AGOVV Divisi 1 Liga Belanda.
16. Marciano Kastoredjo. Gelandang yang juga bisa berperan sebagai bek kiri ini sebelum bergabung bersama tim De Graafschap pernah bergabung bersama tim Utrecht Junior.
17. David Ririhena. Bek ataupun gelandang kiri mampu dijalani oleh pemain yang kini memperkuat TOP Oss di divisi satu Liga Belanda.
18. Joas Siahaija. Gelandang tengah kelahiran Maastricht 22 tahun yang lalu ini kini memperkuat kota kelahirannya, MVV.
19. Irfan Bachdim. Skuad inti tim FC Utrecht Junior A.
20. Radja Nainggolan bermain di Piacenza Primavera, pinjaman dari tim Germinal B. di Liga Belgia.
21. Ignacio Tuhuteru. Pemain senior berusia 33 tahun ini kini memperkuat Go Ahead Eagles. Sebelumnya pemain jebolan Ajax Junior ini sempat malang melintang di beberapa klub seperti RBC Roosendaal, Dalian Shide China, Sembawang Singapura, Zwolle, Heerenveen, dan FC Groningen.
22. Ferdinand Katipana. Pemain kelahiran Amersfoort 26 tahun silam ini sebelum bergabung bersama Haarlem, sempat bergabung di tim Utrecht Junior dan Cambur Leeuwarden.
Selengkapnya...

Sabtu, 16 Oktober 2010

Kode Tombol Rahasia Hp Nokia

Berikut ini adalah kunci kode tombol rahasia yang dapat anda jalankan sendiri dengan mengetiknya di keypad hp ponsel anda yang bermerek Nokia baik yang cdma maupun yang gsm.

1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya tekan *#06#

2. Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software
Caranya tekan *#0000#
Jika tidak berhasil coba pencet *#9999#

3. Melihat status call waiting
Caranya tekan *#43#

4. Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda
Caranya tekan *#30#

5. Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls
Caranya tekan *#21#

6. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on)
Caranya tekan *#61#

7. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on)
Caranya tekan *#62# 8. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on)
Caranya tekan *#67#

9. Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330
Caranya tekan *#67705646#

10. Menampilkan status sim clock
Caranya tekan *#746025625#

11. Berpindah ke profil profile ponsel anda
Caranya tekan tombol power off tanpa ditahan

12. Merubah seting hp nokia ke default atau pabrikan
Caranya tekan *#7780#

13. Melakukan reset timer ponsel dan skor game ponsel nokia
Caranya tekan *#73#

14. Melihat status call waiting
Caranya tekan *#43#

15. Melihat kode pabrik atau factory code
Caranya tekan *#7760#

16. Menampilkan serial number atau nomer seri hp, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal servis terakhir, transfer user data. Untuk keluar ponsel harus direset kembali.
Caranya tekan *#92702689#

17. Melihat kode pengamanan ponsel anda
Caranya tekan *#2640#

18. Melihat alamat ip perangkat keras bluetooth anda
Caranya tekan *#2820#

19. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terbaik namun boros energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan *#3370#

20. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terendah namun hemat energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan *#4720#

21. Menuju isi phone book dengan cepat di handphone nokia
Caranya tekan nomer urut lalu # contoh : 150#

22. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan
Caranya tekan **21*Nomor Tujuan#

23. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab
Caranya tekan **61*Nomor Tujuan#

24. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika telepon hp anda sedang sibuk
Caranya tekan **67*Nomor Tujuan#

25. Memutar Layar
Puter kanan *#5512#
Puter kiri *#5513#
Puter balik *#5514#
Normal lagi *#5511#.

Keterangan Tambahan :
- Ada kode-kode nokia yang berlaku pada tipe tertentu saja
Selengkapnya...

Jumat, 08 Oktober 2010

S.A.D Indonesia

Berdiri: 1930

Alamat: Main Stadium Gelora Bung Karno Gate X-XI Senayan Indonesia

Telepon: (62) 21 570 4762

Faksimili: (62) 21 573 4386

Alamat E-mail: pssi@pssi-football.com

Laman Resmi: http://www.pssi-football.com

Ketua: Drs. H.A.M Nurdin Halid

Direktur: Nugraha Besoes, SE (General Secretary)
Sejarah
SAD Indonesia, Cita-Cita Anak Negeri Tampil Di Pentas Dunia

Cita-cita menyaksikan anak negeri tampil di pentas sepakbola dunia terus hidup dari masa ke masaPrestasi terakhir timnas Indonesia yang dapat dibanggakan adalah medali emas SEA Games Manila 1991. Saat itu, trio pelatih Anatoly Polosin, Vladimir Urin, dan Danurwindo menerapkan sistem pelatnas jangka panjang berupa latihan fisik yang berat bagi para anggota skuad timnas. Pelatnas yang dilakukan selama beberapa bulan itu banyak diserang kritik, namun akhirnya semua bungkam saat medali emas dikalungkan ke leher kapten Ferril Raymond Hattu.

Model pelatnas jangka panjang juga sudah dikenal pada era Tony Pogacnik. Menjelang Asian Games 1962, dibentuk dua tim, Indonesia Banteng dan Indonesia Garuda, yang bermaterikan para pemain senior dan pemain muda. Kompetisi yang terbangun di antara kedua tim dipercaya menghasilkan pemain berkualitas terbaik yang akan membawa Indonesia berjuang merebut medali emas cabang sepakbola dalam pesta olahraga terbesar Asia itu.
Bisa dibilang, pelatnas jangka panjang adalah metode utama yang digunakan untuk membentuk timnas yang tangguh. Contoh terakhir adalah pelatnas yang dijalankan Ivan Kolev menjelang Piala Asia 2007, sehingga menghentikan kompetisi Liga Indonesia selama tiga bulan penuh.

Pada awal 1980-an, muncul terobosan dari Ketua Umum PSSI Ali Sadikin dengan mengirimkan timnas berlatih ke Brasil. Pilihan ditempuh karena timnas Merah-Putih mulai kering prestasi, terakhir menjuarai Piala Anniversary di Jakarta, 1972. Tim dikenal dengan nama Indonesia Binatama. Proyek ini sempat berjalan selama enam bulan. Akibat bermasalah dengan kualitas pelatih, proyek dihentikan.

Ide pengiriman tim berlatih ke luar negeri kembali tercetus pada era kepemimpinan Azwar Anas, pertengahan 1990-an. Demi cita-cita tampil di pentas dunia pada 2002, Indonesia mengirimkan tim untuk mengikuti kompetisi di Italia. Bedanya, kali ini tim yang dikirimkan adalah tim yunior. Kelak tim tersebut dikenal dengan nama kompetisi U-19 yang mereka ikuti, Indonesia "Primavera".

Proyek tersebut diulangi setahun kemudian dengan mengirimkan tim mengikuti kompetisi U-16, dan tentu saja dikenal masyarakat dengan nama Indonesia "Barretti". Setali tiga uang dengan proyek Brasil, generasi Primavera dan Barretti gagal membuahkan prestasi yang gemilang.

Cita-cita menyaksikan anak negeri bermain di pentas sepakbola dunia ternyata terus hidup sepanjang masa. Pada 25 Januari 2008, dikirim 25 pemain timnas Indonesia U-16 untuk mengikuti kompetisi taruna Quinta Division di Uruguay. Proyek tersebut direncanakan berlangsung selama empat tahun. Di Uruguay, tim muda Indonesia akan dilatih Cesar Payovich Perez dan asisten Jorge Anon. Seperti yang dikutip dari Sinar Harapan, proyek menelan dana Rp12,5 miliar per tahun dan bertujuan mencetak pemain Indonesia yang berkualitas, bukan sebuah tim seperti generasi Primavera dan Barretti terdahulu.

Soal pendidikan yang menjadi hak dari para pemain muda tersebut, Ketua BTN Rahim Soekasah berjanji akan mendaftarkan mereka ke Sekolah Ragunan dan pendidikan akademik dilakukan dengan sistem modul.

Tim juga direncanakan berujicoba keliling Asia pada Juli 2008, saat kompetisi sedang libur, dan diakhiri dengan bertanding di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Namun, rencana tersebut tidak kesampaian. Bahkan untuk mengikuti Piala Asia U-16 di Uzbekistan, akhir tahun silam, alih-alih mengirimkan tim dari Uruguay, PSSI memutuskan mengirim tim hasil seleksi lokal.

Pada tahun pertama, "SAD" [kependekan dari Sociedad Anonima Deportiva -- secara harfiah berarti "korporasi olahraga"] Indonesia mengikuti kompetisi mulai Maret hingga November 2008. Selama kompetisi tersebut, SAD Indonesia bertanding 23 kali, dengan rekor enam kemenangan dan sisanya kalah. Berkat hasil tersebut, tim masa depan Merah-Putih berada di posisi ke-19 klasemen akhir Quinta Division. Klub tangguh Uruguay, Danubio, menjuarai kompetisi.

Ketika masa kompetisi usai, tim pulang ke Indonesia beserta pelatih Cesar. Sambil beristirahat dan menjalankan program pribadi, Cesar berkeliling Indonesia untuk mencari pemain baru yang akan disertakan dalam tim tahun kedua. Seleksi dilakukan dan hasilnya tujuh pemain baru tampil menggantikan para pemain yang tercoret.

Kompetisi tahun kedua sudah berjalan dan sementara tulisan ini dibuat, SAD Indonesia sudah bertanding sebanyak lima kali dan mencatat rekor satu kemenangan, satu kali imbang, tiga kekalahan, serta selisih gol 6-5. Tim akan dipersiapkan tampil pada babak kualifikasi Grup F Piala Asia U-19 di Jakarta. Indonesia bergabung bersama Australia, Jepang, Singapura, Cina Taipei, dan Hong Kong.

Masih panjang jalan generasi Uruguay ini untuk menjadi pemain yang bisa dibanggakan Indonesia. Dan, meski harus terus menunggu, harapan tetap akan tumbuh...

Anggota Tim Tahun Pertama:
Kiper: Alwi Syahrul Karim, Tri Windu Anggono, Dimas Galih Pratama.
Bek: Taji Prashetio, Reza Inas Setiarachman, Yericho Christiantoko, Imam Agus Faisal, Reffa Arvindo Badherun Money, Sutanto, Ferdiansyah, Alfin Ismail Tuasalamony.
Gelandang: Mochammad Zainal Haq, Ridwan Awaludin, Davitra, Feri Firmansyah, Finky Pasamba, Lutfi Hidayat, Ismail Marzuki, Mochammad Chairudin.
Penyerang: Novri Setiawan, Alan Martha, Burhanudin Bayu Saputra, Yandi Sofyan Munawar, Sahlan Sodik, Syamsir Alam.

Anggota Tim Tahun Kedua:
Kiper: Tri Windu Anggono, Dimas Galih, Beny Stya Yoewanto.
Bek: Yericho Christiantoko, Reffa Arvindo Badherun Money, Mokhamad Syaifudin, Sedek Sanaky, Alfin Tuasalamony, Ferdiansyah, Taji Prashetio, Imam Agus Faisal.
Gelandang: Mochamad Zainal Haq, Feri Firmansyah, Ismail Marzuki, Rizky Ahmad Sanjaya Pellu, Abdul Rahman Lestaluhu, Rinaldi Gunapradiptha, Ridwan Awaludin.
Penyerang: Sahlan Sodik, Vava Mario Yagalo, Syaiful Bachri Ohorella, Syamsir Alam, Alan Martha, Novri Setiawan, Yandi Sofyan Munawar.
[*dicetak miring: pemain baru]
Selengkapnya...

Online

Viewer

free counters
 
Copyright © 2010 situs olahraga | Design : Noyod.Com | Images : Red_Priest_Usada, flashouille